Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Psikologi UNISA Yogyakarta: Membangun Sinergi untuk Memenuhi Kebutuhan Mahasiswa Selama Perkuliahan

Pada Sabtu, 4 Januari 2025, pukul 08.30 WIB, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)  mengikuti pertemuan daring melalui platform Zoom. Acara ini diselenggarakan oleh Prodi Psikologi dengan tujuan untuk membuka dialog antara pihak prodi dan pihak orang tua/ wali mengenai perjalanan mahasiswa/mahasiswi baik akademik maupun nonn-akademik. Salah satu fokus utama adalah kebutuhan mahasiswa dalam menghadapi beragam tahapan perkuliahan seperti proses wisuda, magang, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta peluang magang internasional dan pertukaran pelajar.

Wisuda: Memahami Proses Menuju Puncak Perkuliahan

Salah satu topik yang banyak dibahas adalah seputar proses wisuda, yang merupakan salah satu momen puncak bagi setiap mahasiswa. Beberapa mahasiswa mengajukan pertanyaan mengenai prosedur administratif dan persyaratan yang perlu dipenuhi agar mereka bisa segera meraih kelulusan. Mereka berharap mendapatkan penjelasan yang lebih rinci mengenai tahapan terakhir, mulai dari penyelesaian tugas akhir hingga syarat administratif lain yang terkait dengan wisuda.

Magang dan MBKM: Menyiapkan Mahasiswa untuk Dunia Profesional

Pembahasan selanjutnya menyentuh topik penting lainnya, yakni program magang dan MBKM. Program MBKM memberi peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja. Mahasiswa sangat antusias mendengar berbagai informasi mengenai program ini, termasuk peluang magang baik di dalam maupun luar negeri.

Psikologi UNISA Yogyakarta memaparkan bahwa mereka memiliki sejumlah kerja sama dengan berbagai lembaga dan perusahaan yang dapat menjadi tempat magang. Beberapa mahasiswa menyampaikan keinginan untuk terlibat dalam magang yang lebih relevan dengan bidang psikologi, seperti di lembaga konseling, rumah sakit, atau organisasi yang bergerak di bidang sumber daya manusia. Penjelasan mengenai proses pendaftaran dan persyaratan magang juga diberikan oleh pihak prodi untuk memastikan mahasiswa bisa mengikuti program ini dengan baik.

Selain itu, pentingnya program MBKM yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran di luar kelas—seperti penelitian, pengabdian masyarakat, atau proyek kolaborasi dengan industri—juga disoroti dalam pertemuan ini. Program tersebut sangat diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa terhadap tantangan dan kesempatan di dunia profesional.

Magang Internasional: Menumbuhkan Perspektif Global

Tidak hanya magang domestik, mahasiswa juga tertarik dengan peluang magang internasional yang dapat memberikan pengalaman global. Banyak mahasiswa mengungkapkan keinginan mereka untuk mengikuti program magang di luar negeri, agar dapat mempelajari lebih dalam bagaimana dunia profesional di negara lain berjalan.

Psikologi UNISA Yogyakarta menjelaskan bahwa saat ini universitas telah menjalin kerja sama dengan beberapa institusi internasional yang menawarkan program magang bagi mahasiswa. Mereka juga menjelaskan berbagai hal yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa yang ingin mengikuti program ini, seperti penguasaan bahasa asing dan kesiapan mental untuk beradaptasi dengan budaya serta etika kerja yang berbeda. Program ini diharapkan dapat memberikan mahasiswa pengalaman yang kaya serta memperluas jaringan internasional mereka.

Pertukaran Pelajar: Menambah Pengalaman Akademik dan Sosial

Di luar magang, kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar juga menjadi topik yang menarik perhatian mahasiswa. Program pertukaran pelajar memberikan peluang bagi mahasiswa untuk belajar di universitas mitra selama satu atau dua semester, sekaligus memperkaya wawasan sosial dan budaya mereka.

Psikologi UNISA Yogyakarta menyebutkan bahwa mereka sedang berupaya memperluas kerja sama dengan universitas-universitas luar negeri, terutama di kawasan Asia dan Eropa. Mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini dapat mengikuti kuliah di luar negeri dan merasakan pengalaman belajar yang berbeda, serta berinteraksi dengan mahasiswa internasional, yang tentunya akan memperluas perspektif mereka dalam menghadapi tantangan global.

Membangun Kemitraan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Pertemuan yang berlangsung pada pagi hari itu berjalan dengan lancar dan sangat produktif. Tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengungkapkan harapan dan kebutuhannya, tetapi juga memberikan ruang bagi pihak prodi untuk menanggapi dengan solusi dan kebijakan yang relevan. Salah satu poin yang disepakati bersama adalah pentingnya kerja sama yang erat antara mahasiswa dan prodi, guna menciptakan pengalaman perkuliahan yang lebih bermakna dan sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan serta industri.

Dengan adanya diskusi terbuka ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Psikologi UNISA Yogyakarta dapat lebih siap menghadapi tantangan yang ada, serta memanfaatkan berbagai kesempatan yang ada untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Semoga, sinergi antara mahasiswa dan prodi dapat terus terjalin dengan baik demi menciptakan masa depan yang lebih cerah, baik dalam dunia akademik maupun profesional.