Magang MBKM di Biro CMT Jogja 2025: Pengalaman Berharga untuk Meningkatkan Pelayanan dan Kerjasama Tim

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diadakan oleh Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan berkolaborasi bersama Biro CMT (Coconut Management Team) untuk terlibat langsung dalam dunia profesional. Program ini berlangsung selama empat bulan dan bertujuan untuk mengembangkan keterampilan praktis mahasiswa, salah satu bentuk dari pengembangan tersebut adalah dalam meningkatkan kualitas pelayanan di RSA UGM serta memperkuat kolaborasi antar pegawai rumah sakit dan mahasiswa.

Implementasi Pelayanan Prima dalam Praktik Profesional

Selama empat bulan program magang, mahasiswa Psikologi tidak hanya memperoleh pengetahuan dari teori psikologi yang dipelajari di kampus, tetapi juga belajar bagaimana menerapkan pelayanan prima dalam konteks medis. Melalui keterlibatan langsung dengan pegawai medis dan non-medis di RSA UGM, mereka dapat lebih memahami pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada pasien serta berperan aktif dalam kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.

Mempererat Kolaborasi antara Mahasiswa dan Pegawai RSA UGM

Salah satu tujuan utama program ini adalah menciptakan hubungan yang lebih solid antara mahasiswa dan pegawai RSA UGM. Selama empat bulan, kegiatan seperti ice breaking dan permainan kelompok memberi kesempatan bagi mahasiswa dan pegawai untuk saling mengenal lebih baik, yang pada akhirnya memperkuat komunikasi dan kerja sama di lingkungan kerja. Hubungan ini sangat penting dalam membangun tim yang efektif dan efisien, yang akan berdampak pada kinerja rumah sakit.

Peningkatan Keterampilan Melalui Pengalaman Praktis

Program magang ini dilaksanakan di berbagai lokasi, termasuk Hotel Lorenz di Magelang, Restoran Boemi Dieng di Dieng, dan Hotel D’Emerick di Salatiga. Meskipun perjalanan ke lokasi tersebut cukup jauh, antusiasme mahasiswa tetap tinggi. Program ini diikuti oleh lebih dari 1.400 pegawai RSA UGM yang terbagi dalam beberapa sesi. Dua mahasiswa Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Muhammad Raja’ Firdaus dan Muhammad Reza Kaotsar, turut berkontribusi dalam kelancaran acara, baik dalam mendokumentasikan kegiatan maupun memfasilitasi ice breaking dan permainan yang dirancang untuk meningkatkan kebersamaan.

Sesi Pelatihan Interaktif yang Memotivasi

Salah satu daya tarik utama dari program magang ini adalah pendekatan interaktif dalam pelatihan. Setiap sesi dimulai dengan kegiatan ice breaking yang menyenangkan untuk mencairkan suasana. Selama empat bulan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan tentang penerapan prinsip pelayanan prima dalam pekerjaan sehari-hari. Selain itu, sesi diskusi juga memungkinkan peserta untuk lebih mendalami materi dan memahami penerapannya dalam konteks pekerjaan profesional.

Simbol Kebersamaan dan Harapan untuk Masa Depan

Sebagai penutup, acara magang MBKM ini diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol dari kebersamaan yang terjalin selama program. Para peserta meninggalkan kegiatan dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya pelayanan prima dan kerja sama tim yang solid. Program ini tidak hanya memberi manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara pegawai RSA UGM yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.

Melalui program ini, Program Studi Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) turut mempromosikan kualitas pendidikan mereka, dengan menunjukkan komitmen dalam menyiapkan mahasiswa yang siap menghadapi tantangan di dunia profesional. Pengalaman selama empat bulan ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menjalani karier mereka di masa depan, terutama di bidang psikologi dan kesehatan.