Yogyakarta, 9 Mei 2026 – Kunjungan industri bukan sekadar kegiatan luar kampus, melainkan jembatan yang menghubungkan teori di dalam kelas dengan realitas lapangan. Baru-baru ini, mahasiswa semester dua mendapatkan kesempatan berharga untuk melakukan observasi langsung ke pabrik PT Nissin Biscuit Indonesia. Langkah inovatif dari dosen psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta ini menjadi terobosan segar dalam proses pembelajaran akademik.

Lantas, apa sebenarnya impact dari kegiatan ini? Kami berkesempatan berbincang langsung dengan Ibu Innes Yonanda S.Psi., M.Psi., Psikolog, salah satu dosen yang mendampingi kegiatan Psikologi Industri dan Organisasi.

Bu Innes menyoroti bahwa kunjungan ini membuka wawasan mahasiswa terhadap dinamika nyata di perusahaan. “Mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana me-manage karyawan yang sedang stres, memastikan karyawan bekerja sesuai standar perusahaan, hingga mengamati proses rekrutmen dan payroll,” jelas beliau.

Membangun Kemandirian: Modal Utama Menghadapi Dunia Kerja

Meskipun mahasiswa semester dua masih memiliki perjalanan panjang menuju dunia kerja yang sesungguhnya, Bu Innes  Yonanda S.Psi., M.Psi., Psikolog menekankan bahwa mental profesional harus mulai dipupuk sejak dini. Salah satu pelajaran terbesar dari kunjungan ini adalah kemandirian.

Dalam dunia kerja yang sesungguhnya, tidak akan selalu ada sosok yang mengarahkan setiap langkah secara mendetail. “Di pekerjaan, kita tidak akan selalu dituntun atau diberi tahu ‘habis ini harus begini ya’. Saya harap pengalaman kemarin membuat mahasiswa belajar untuk tidak terlalu menggantungkan diri pada teman, penanggung jawab, atau dosen,” ungkap Bu Innes.

Beliau juga sangat mengapresiasi inovasi dari tim dosen psikologi dan berharap program ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. Bahkan, sangat disarankan agar angkatan atas (semester 4, 5, atau 6) juga memiliki agenda kunjungan serupa namun dengan target observasi dan analisis yang lebih mendalam.

Pesan untuk Mahasiswa: Beranilah Keluar dari Zona Nyaman!

Menjalani dinamika perkuliahan butuh strategi agar tidak hanya sekadar menjadi mahasiswa “kupu-kupu” (kuliah-pulang). Dalam sesi bincang santai ini, Bu Innes juga menggarisbawahi pentingnya memiliki support system yang positif teman-teman yang bisa saling menarik untuk rajin mengerjakan tugas dan aktif berorganisasi.

Sebagai penutup, Bu Innes menitipkan pesan berharga bagi seluruh mahasiswa yang sedang berproses mencari jati diri di kampus:

“Carilah pengalaman sebanyak-banyaknya, jangan takut keluar dari zona nyaman, dan temukan value kalian. Jangan menyia-nyiakan kesempatan hanya karena rasa takut. Terkadang, rasa takut itu hanya ada di dalam pikiran. Kalau sudah dijalani, ternyata tidak sebesar yang dibayangkan.” –  Innes Yonanda S.Psi., M.Psi., Psikolog

Informasi Lebih Lanjut

Tiktok Psikologi UNISA

Instagram Psikologi UNISA

WhatApp Admin: 0878-3941-1345

Website PMB: pmb.unisayogya.ac.id

Mari bergabung menjadi bagian dari Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta!