Skip to main content

Trypophobia sebuah ketakutan pada pola lubang yang banyak

Trypophobia adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami ketakutan atau keengganan terhadap kelompok-kelompok lubang kecil. Kondisi ini dipicu ketika seseorang melihat pola lubang kecil yang bergerombol, membawa gejala, seperti rasa takut, jijik, dan kecemasan.Dalam beberapa kasus, ketakutan ini dapat meliputi benda buatan dan alami. Misalnya pada polong biji lotus, sarang lebah, struktur karang, dan kue crumpets. Ketakutan pada sekelompok lubang ini dapat menyebabkan kepanika, migrain, berkeringat, bahkan serangan jantung. Diagnosis terhadap trypophobia ini bisa dilakukan dengan mudah pada diri sendiri. Psikolog, Geoff Cole, seorang pemimpin dalam sebuah penelitian yang mana untuk mengetahui evolusi dasar dari rasa takut pada manusia. Hasilnya, ketakutan bersifat luas dan mendominasi. Orang-orang yang mengalami gejala trypophobia biasanya dipicu oleh gambar-gambar tertentu dari kelompok-kelompok kecil, lubang tidak beraturan, seperti: Spons , Gelembung sabun, Karang laut, Spons laut, Sarang madu, Kondensasi air, Sarang lebah, Kacang polong, Stroberi, Buah delima, Gelembung, Kelompok mata seperti yang ditemukan pada serangga. Orang-orang dengan trypophobia mungkin mengalami gejala-gejala seperti berikut ini: Perasaan jijik, takut, atau tidak nyaman.
https://doktersehat.com/mengetahui-apa-itu-trypophobia/

Mengenal Ochlophobia

orang yang mengalami ochlophobia atau orang yang merasa takut dengan keramaian atau kerumunan. Orang dengan rasa takut ini pasti menghindari tempat-tempat yang ramai atau padat penduduknya. Orang dengan ochlophobia kerap menyendiri di rumah dan jarang bersosialisasi.
dikutip dari Common Phobias, secara umum, penyebab munculnya fobia ini dikombinasi oleh faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal bisa saja karena kejadian traumatis sebelumnya, seperti tersesat di keramaian, pernah terinjak-injak atau terluka dalam kerumunan. Sementara faktor internal adalah cenderung karena keturunan atau genetika.
Mengenai gejala, sama dengan fobia lainnya. Biasanya meliputi kecemasan ekstrem, ketakutan atau apapun yang berhubungan dengan kepanikan seperti sesak napas, detak jantung tidak teratur, berkeringat hingga berlebihan, mual, ketidakmampuan untuk mengartikulasikan kata atau kalimat, mulut kering dan gemetar.
Ketakutan ini mungkin saja bisa diatasi dengan obat-obatan, akan tetapi perlu dicatat bahwa obat-obatan tersebut tidak bisa menyembuhkan fobia ini, paling banter hanya menekan sistem untuk sementara waktu. Namun, ada perawatan untuk fobia ini, di antaranya termasuk konseling, hipnoterapi, psikoterapi, dan pemrograman Neuro-Linguistik.
Sumber: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3899193/mengenal-ochlophobia-fobia-takut-keramaian

ISTILAH DALAM BIOPSIKOLOGI

Neurotransmitter merupakan zat kimia yang digunakan untuk merelay, memodulasi, dan menguatkan signal antara neuron dan sel lainnya.

Beberapa contoh kegunaan dari Neurotransmitter
1. Norepinephrine: kondisi bangun atau terjaga lewat jalur sympathetic,
2. Dopamine: mendorong untuk melakukan pekerjaan dan motivasi, keinginan, kesenangan, berkaitan dengan hubungan dan cinta,
3. Serotonin: memory, emosi, kondisi terjaga, tidur dan perubahan suhu tubuh.

Contoh zat kimia diatas merupakan bagian dari tiga happy messenger
Tiga happy messenger ini bisa berkurang apabila kita memakan babi, sebab ada kandungan dari zat kimia babi yang akan mengurangi tiga happy messenger dan meningkatkan kolesterol.
Pada saat kita marah atau memarahi orang lain terutama anak kecil maka akan membuat otak mengurangi produksi 3 happy messenger ini.

3 happy messenger merupakan God Spot yang terdapat di otak kita.

Kita bisa memproduksi 3 happy messenger ini dengan cara: senyum dan konsentrasi otak yang kuat dan tanpa emosi.
Pada saat senyum ini maka otak akan memproduksi 3 happy messenger ini sehingga membuat kita senang, tenang dan menularkan juga senyum kita kepada orang lain.

Konsentrasi yang kuat bisa pada saat kita dzikir dan juga pemfokusan energi secara manual bagi yang mampu.

Dzikir yang baik bukan untuk mendapatkan 3 happy messenger ini, menangis menyesali diri tapi menyadari secara penuh dengan penuh pemahaman arti dari bacaan yang kita baca dan menyadari setiap perbuatan kita yang bertentangan dengan makna bacaan dzikir itu sendiri.