Skip to main content

Taukah kamu? INSOMNIA termasuk gangguan

Kata ‘INSOMNIA’ pastinya sudah biasa didengar oleh masyarakat, namun taukah anda bahwa insomnia ini merupakan salah satu gangguan yang ada?

Ya, insomnia merupakan gangguan tidur yang dapat dialami orang. Beberapa cirinya adalah susah tertidur kembali setelah terbangun dari tidur, terbangun kembali saat tidur, terbangun dari tidur karna gangguan dari mimpi mimpi, dan susah tidur diawal karna merasa cemas atau tidak nyaman.

Insomnia bukanlah hal biasa atau sepele, karna orang yang mengalaminya adalah orang yang mengalami gangguan. Bisa dari gangguan psikis ataupun fisiknya. Namun bisa juga terjadi akibat pola hidup orang tersebut.

So.. Apa kalian merasakannya atau mengalami gangguan ini? Jika benar, segeralah cari penanganan yang tepat, karna kualitas tidur itu mempengaruhi performa anda.

MENGENAL PERSONA

Semua manusia punya persona, karena itu adalah salah satu bagian dari diri kita; selain empat komponen diri lainnya. Apa itu persona?

Persona adalah wajah sosial kita. Semacam topeng yang kita rancang — secara sadar atau tidak — untuk memberi kesan kepada orang lain, dan sekaligus untuk menutupi sifat asli diri kita. Istilah awamnya, persona itu adalah pencitraan yang Anda buat.

Maka, persona itu hanya muncul ketika ada kehadiran orang lain, khususnya yang di luar keluarga inti. Tentu saja, ada saja segelintir orang yang masih bertopeng di hadapan istri atau suami, dan anak-anaknya; tetapi orang itu tentu mengalami gangguan kepribadian berat atau gejala-gejala patologi psikologi. Mengapa?

Karena orang yang terus menerus berpura-pura itu sungguh berat hidupnya. Hidupnya menjadi tidak seimbang, karena dari lima komponen diri, ia hanya fokus pada satu komponen saja. Ia menghabiskan waktunya hanya untuk satu komponen. Pikirannya tidak akan sanggup untuk mempertahankan konsistensi antartopeng. Ia bisa mudah lupa atau terpeleset, kemarin pakai topeng apa kepada si A dalam situasi X, dan pakai topeng apa kepada si B dalam situasi Y.

Karena itu, persona biasanya terlepas ketika berada di sekitar orang yang paling intim dengannya: entah itu istrinya sendiri misalnya atau malah pelacur yang biasa dilanggannya; bisa saja itu adalah suaminya sendiri atau malah pelayan manicure-pedicure yang biasa didatanginya; bisa saja itu adalah orang kepercayaannya di kantor atau malah orang yang dianggapnya sebagai musuhnya yang ternyata sama-sama pecandu topeng.

Dikutip dari artikel Opa Dono Baswardono dengan penyesuaian.

BELAJAR DARI PAKAR PSIKOLOGI FORENSIK

Alhamdulillah.. Kuliah Pakar ttg Psikologi Forensik tunai sdh untuk seluruh mahasiswa Psikologi UNISA yogyakarta.

Istilah forensik berasal dari kata bahasa Latin forensis, yang bermakna “dari luar”, dan seakar dengan kata forum yang bermakna “tempat umum”. Barulah pada pertengahan abad ke-19 istilah forensik dipersempit artinya dan bermakna penerapan prinsip-prinsip ilmu sains untuk membantu proses penegakan hukum.

Psikologi forensik adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang mempelajari subyek dari segi kognitif, afektif dan perilaku dalam kaitannya dengan proses hukum. Dengan kata lain, psikologi forensik merupakan titik temu antara bidang psikologi dan bidang penegakan hukum.

Apa hubungan Psikologi Forensik dg Psikologi Klinis?
Orientasi psikologi forensik yang bersifat klinis adalah faktor yang membedakannya dari psikologi hukum, yang lebih berfokus pada aspek-aspek eksperimental. Mahasiswa belajar bgmn seseorang bisa melakukan sebuah tindak kejahatan, diliat dari sudut pandang Psikodinamika, behavior, dan humanistik.

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

RENCANA STRATEGIS

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

2016/2017

Kampus Terpadu:

Jl. Ring Road Barat No. 63, Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta. 55292. Telepon: (0274) 4469199, Fax.: (0274) 4469204

Email: info@unisayogya.ac.id


RENCANA STRATEGIS        

 PROGRAM STUDI S-1 PSIKOLOGI

UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

TAHUN 2016-2020

 

UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

LINGKAR BARAT NO. 63 MLANGI, NOGOTIRTO, GAMPING, SLEMAN

D.I. YOGYAKARTA

NOPEMBER 2016


 

KEPUTUSAN REKTOR

UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

Nomor:       /KR-UNISA/Au/XI/2016

 

TENTANG

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI S-1 PSIKOLOGI

 UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

TAHUN 2016-2020

Bismillahirrahmaanirrahim

Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, setelah:

 

Menimbang :

a.         Bahwa dalam rangka menjaga kelancaran jalannya kegiatan operasional di lingkungan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, perlu disusun rencana strategis Program Studi S-1 Psikologi;

b.         Bahwa sehubungan dengan hal tersebut pada diktum a, maka Rektor memandang perlu untuk menetapkan Keputusan tentang Rencana Strategis Program Studi S-1 Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Tahun 2016-2020.

Mengingat :

1.         Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2.         Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi;

3.         Peraturan Pemerintah No. 10/ 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;

4.         Permenristekdikti No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;

5.         Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor: AHU-88-AH-01.07. Tahun 2010 tentang Perubahan Anggaran Dasar Persyarikatan Muhammadiyah tanggal 23 Juni 2010.

6.         Surat Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri RI Nomor: 220/4312/POLPUM tanggal 22 Desember 2015 tentang Penjelasan Muhammadiyah sebagai Badan Hukum.

7.         Surat Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Dalam Negeri RI Nomor: AHU2.AH.UI.U4.249 tanggal 16 Desember 2015 tentang Penjelasan Muhammadiyah sebagai Badan Hukum.

8.         Pedoman Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah No: 136/SK-PPA/A/VIII/2012 tentang Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah;

9.         Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 109/KPT/I/2016 tanggal 10 Maret 2016 tentang Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan menjadi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

10.     Keputusan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat ’Aisyiyah No : 004/SK-PPA/I/VI/2016 tentang Statuta Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

11.     Keputusan Rektor Nomor: 01/KR-UNISA/Au/VIII/ 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Periode 2016-2035

12.     Keputusan Rektor Nomor: 15/KR-UNISA/Au/X/ 2016 tentang Rencana Strategis Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Tahun 2016-2020.

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
Pertama : Keputusan Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta tentang Rencana Strategis Program Studi S-1 Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Tahun 2016-2020 sebagai terlampir dalam Keputusan ini.
Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali apabila dipandang perlu

 

 

Ditetapkan di      : Yogyakarta

Tanggal                   :     Nopember 2016

Rektor

Warsiti, SKp., M.Kep., Sp.Mat

NBM: 10.12.376


DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL ……………………………………………..…………………………………….. i
KEPUTUSAN REKTOR TENTANG PENGESAHAN RENSTRA……………….. ii
DAFTAR ISI……………………………………….……………………………………………………….. iii
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………

iv

 

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang …………………………………………………………………………………………

B. Landasan Hukum ……………………………………………………………………………………..

BAB II NILAI DASAR, VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN STRATEGIS DAN STRATEGI DASAR

A. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Mutu …………………………………………………………..

B. Tujuan, Sasaran Strategis dan Strategi Dasar …………………………………………..

C. Indikator Kinerja Utama ……………………………………………………………………………….

D. Struktur Organisasi ………………………………………………………………………………………

BAB III. ANALISIS SITUASI…..…….……………………………………………………………….
BAB IV. PROGRAM DAN STRATEGI PENCAPAIAN SASARAN …………….
BAB V  PENUTUP …… ……………………………………………………………………………………….


 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur ke hadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita sehingga penyusunan Rencana Strategis Program Studi Ilmu Psikologi, Fakultas Ekonomi Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta untuk periode tahun 2016 – 2020 dapat diselesaikan dnegan baik.

Rencana strategis ini disusun berdasarkan analisis SWOT Program Studi Ilmu Psikologi, yang pada akhirnya memunculkan faktor-faktor yang harus dilakukan agar dapat meminimalkan ancaman dan kelemahan dengan memanfaatkan peluang dan kekuatan yang ada. Renscana Strategis ini diharapkan juga dapat merumuskan program yang lebih berkesinambungan yang dimiliki Program Studi Psikologi (S1) serta mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang unggul sesuai dengan bidangnya.

Rencana strategis ini disusun sebagai landasan berpijak dan merupakan arah pengemabnagan dalam lima tahun ke depan dan juga digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Strategis ini, diharapkan kepada semua pihak dapat memahami arah kebijakan pengembangan Program Studi Psikologi secara jelas.

Rencana strategis merupakan sebuah proses dari hasil pemikiran bersama seluruh komponen pada Program Studi Psikologi (S1). Berdasarkan Rencana Strategis ini diharapkan dapat dituangkan dalam bentuk rencana tindak (action plan) dan dapat terlaksana dengan baik dengan dukungan pihak Universitas.

Akhirnya kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan Rencana Strategis ini, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga, dan semoga Rencana Strategis inidapat bermanfaat

 

Yogyakarta, Nopember 2016

Ketua Program Studi Psikologi

Ratna Yunita Setiyani S, S.Psi., M.Psi., Psikolog


BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    LATAR BELAKANG

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian pesat, dari satu sisi berdampak terwujudnya kehidupan yang lebih baik, tetapi di sisi lain timbul tuntutan kehidupan yang lebih berat. Tuntutan tersebut diantaranya berbentuk tuntutan pengembsangan sumber daya manusia yang berkualitas, tidak hanya memiliki kemampuan intelektual pengetahuan dan keterampilan yang tinggi, tetapi juga memiliki moralitas dan integritas kepribadian. Untuk menghadapi beragai tuntutan kehidupan di atas, UNISA memberikan altrenatif dengan membuka Prodi Psiko yang diharapakna dapat mengahsilkan SDM dan lulusan yang mampu emmenuhi tuntutan kehidupan dan menyesuaikan diri dnegan perkembangan.

Rencana Strategis Program Studi Psikologi ini dikembangkan berdasarkan rencana strategis Fakultas Ekonomi Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta tahun 2016-2020 yang meliputi visi fakultas dan merupakan krstalisasi cita-cita serta komitmen bersama tentang kondisi ideal masa depan yang akan dicapai dengan mempertimbangkan kapabilitas dan potensi yang dimiliki, permasalahan atau kendala yang dihadapi dan berbagai faktor yang disebabkan oleh perubahan lingkungan baik internal maupun eksternal yang sedang dan akan berlangsung.

Titik berat perencanaan strategi pengembangan Universitas ini adalah aspek-aspek strategis dalam penyelenggaraan dan pengembangan program studi untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan, dengan dimungkinkan adanya

Peninjauan setiap tahun sekali sesuai dnegan perubahan yang dianggap penting yang diperkirakan berpengaruh secara signifikan terhadap penyelenggaraan dan pengembangan program studi.

Rencana Strategis ini disusun sebagai pedoman bagi penyelenggaraan dan pengembangan program studi yang merupakan komitmen bersama seluruh elemen penyelenggara program studi. Karenaa isfatnya yamg masih berupa garis besar, maka rencana strategis ini perlu dijabarkan dalam berbagai dokumen perencanaan yang lebih teknis dan operasional.

Setelah melalui perjuangan panjang dalam menghadapi berbagai tantangan, Program Studi Psikologi Universitas ‘Aisyoyah Yogyakarta menjadi salah satu program studi baru yang memerlukan pengalaman dan menjadi wajib diiiringi dnegan pengabdian dan dedikasi tenaga pengajar, komitmen para karyawan dan pimpinan, pengadaan fasilitas pembelajaran serta kepercayaan masyarakat, Program Studi Psikologi akan terus berupaya untuk menghasilkan lulusan yang berguna dan bisa mendharmabaktikan kompetensinya demi membangun masa depan bangsa yang leboh baikl.

Program Studi Psikologi ke depan akan dihadapkan pada berbagai peluang dan tantangan yang bersifat global dnegan lingkungan yang tatananya senangtiasa berubah dengan. perlkembangan ilmu pengetahuan, teknologi. Ke depan ilmu pengetahuan akan menjadi penggerak utama produktivitas dan pertumbuhan ekomomi sehingga pribadi  yangs ehat serta pemahaman tentang ilmu pengetahuan akan memegang peranan penting dalam peningkatan kinerja ekonomi. Dengan dmeikian, penguasaan dan pemanfaatn ilmu Psikologi merupakan syarat pokok bagi kemajuan suatu bangsa.

B.     LANDASAN HUKUM

  1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi;
  3. Peraturan Pemerintah No. 10/ 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
  4. Permenristekdikti No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
  5. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor: AHU-88-AH-01.07. Tahun 2010 tentang Perubahan Anggaran Dasar Persyarikatan Muhammadiyah tanggal 23 Juni 2010.
  6. Surat Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri RI Nomor: 220/4312/POLPUM tanggal 22 Desember 2015 tentang Penjelasan Muhammadiyah sebagai Badan Hukum.
  7. Surat Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Dalam Negeri RI Nomor: AHU2.AH.UI.U4.249 tanggal 16 Desember 2015 tentang Penjelasan Muhammadiyah sebagai Badan Hukum.
  8. Pedoman Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah No: 136/SK-PPA/A/VIII/2012 tentang Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah;
  9. Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 109/KPT/I/2016 tanggal 10 Maret 2016 tentang Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan menjadi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
  10. Keputusan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat ’Aisyiyah No : 004/SK-PPA/I/VI/2016 tentang Statuta Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
  11. Keputusan Rektor Nomor: 01/KR-UNISA/Au/VIII/ 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Periode 2016-2035.
  12. Keputusan Rektor Nomor: 15/KR-UNISA/Au/X/ 2016 tentang Rencana Strategis Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Tahun 2016-2020.

 


 

BAB II

NILAI DASAR, VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN STRATEGIS DAN STRATEGI DASAR

 

A. NILAI DASAR

Nilai dasar UNISA Yogyakarta adalah nilai-nilai keislaman dan keilmuan sebagai landasan untuk membangun keunggulan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi guna mewujudkan visi dan misi Universitas. Nilai dasar yang dianut UNISA Yogyakarta adalah:

  1. Iman, Ilmiah, dan Amaliah

Iman merupakan landasan teologis yang mendasari ilmu dan amal. Ilmu sebagai bekal pemahaman dan pengetahuan manusia beriman dalam memahami wahyu Tuhan dan ciptaan-Nya sehingga meraih pencerahan. Amal merupakan perwujudan iman dan ilmu dalam berbuat kebaikan untuk kemajuan hidup manusia di dunia dan keselamatan di akhirat. Ketiga aspek tersebut menjadi nilai dasar utama dalam penyelenggaraan UNISA sebagai perguruan tinggi ‘Aisyiyah. Dalam diri setiap civitas akademika UNISA harus tertanam integritas keimanan, keilmuan, dan amaliah yang tinggi.

  1. Moralitas

Moralitas adalah kecenderungan tabiat manusia agar berperilaku berdasarkan patokan kebaikan dan kepatutan sehingga dirinya hidup beradab dengan sesama dan lingkungannya. Moralitas merupakan sopan santun, segala sesuatu yang berhubungan dengan etiket atau adat sopan santun. Moral merupakan kondisi pikiran, perasaan, ucapan, dan tindakan manusia yang terkait dengan nilai-nilai baik dan buruk. Dalam hal ini, moral diartikan sebagai suatu pikiran, sikap, ucapan, perilaku, dan tindakan setiap civitas akademika UNISA Yogyakarta yang memiliki nilai positif yang berbasis nilai-nikai Islam serta etika keilmuan dan profesi.

  1. Profesional

Setiap civitas akademika UNISA Yogyakarta dituntut sepenuhnya menggunakan keahlian dan keterampilan dalam bekerja dan beraktivitas yang menjadi hak dan kewajibannya untuk memajukan UNISA Yogyakarta.

  1. Amanah

Amanah adalah derajat keterpercayaan seseorang sebagai suatu elemen dasar bagi terciptanya suatu hubungan baik antara dirinya dengan orang lain. Amanah merupakan modal ruhani sebagai kesediaan untuk mengandalkan kemampuan, integritas, dan motivasi pihak lain untuk bertindak saling percaya dalam rangka memuaskan kebutuhan dan kepentingan yang disepakati bersama secara implisit maupun eksplisit. Setiap civitas akademika UNISA  Yogyakarta menjaga kepercayaan sehingga pihak lain berpikiran positif dan menaruh kepercayaan yang tinggi dalam berinteraksi dan bekerjasama yang dapat memberikan outcome yang positif bagi kemajuan UNISA  Yogyakarta.

Integritas adalah kekuatan diri yang dimiliki seseorang yang menunjukkan konsistensi antara pikiran dan tindakan sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku. Dalam hal ini setiap civitas akademika UNISA Yogyakarta selalu bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan organisasi serta kode etik profesi dalam setiap perbuatannya, sehingga kata sejalan dengan tindakan.

  1. Excellent

Excellent adalah sesuatu yang lebih dari rata-rata, standar atau ekspektasi yang berlaku saat itu. Bahwa setiap civitas akademika UNISA Yogyakarta harus berusaha semaksimal mungkin untuk berkarya dan memberikan suatu prestasi atau pelayanan istimewa yang lebih dari rata-rata sehingga dapat menghasilkan keunggulan di segala aspek yang menjadi komitmen dan usaha UNISA Yogyakarta.

Nilai-nilai dasar tersebut disingkat menjadi @PRIME = Amanah, Profesional, Iman-Ilmiah-Amaliah, Moralitas dan Excellent.

 

B.  VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN MUTU

Tabel 1. Matrik Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Mutu

TINGKAT VISI MISI TUJUAN SASARAN MUTU TAHUN 2016-2020
Universitas Menjadi Universitas berwawasan kesehatan pilihan dan unggul berdasarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan

1.  Menyelenggara-kan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berwawasan kesehatan dan berdasarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

1.   Menghasilkan lulusan berakhlak mulia, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi berwawasan kesehatan, profesional, berjiwa entrepreneur, dan menjadi kekuatan penggerak  (driving force) dalam memajukan kehidupan bangsa.

 

1.      Capaian kompetensi nilai-nilai keislaman mahasiswa sesuai dengan faham Muhammadiyah dengan nilai baik minimal 90% per tahun.

2.      Mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu 98% per tahun.

3.      Tingkat kelulusan first taker uji kompetensi 95% per periode ujian.

4.      Lulusan berkarya sesuai kompetensi dengan masa tunggu kurang dari 4 bulan.

5.      Lulusan yang menjadi entrepreneur minimal 10%.

6.      Prestasi mahasiswa di tingkat nasional minimal 32 prestasi per tahun.

7.      Prestasi mahasiswa di tingkat internasional minimal 16 prestasi per tahun.

8.      Institusi terakreditasi A oleh BAN PT.

9.      Program studi terakreditasi A minimal 25%.

10.  Program studi terakreditasi internasional minimal 25%.

2.  Menghasilkan karya-karya ilmiah berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan dalam pemecahan masalah.

 

1.      Jumlah penelitian berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan pemecahan masalah minimal 100 per tahun.

2.      Publikasi karya ilmiah dosen pada jurnal nasional minimal 50 artikel per tahun.

3.      Publikasi internasional dosen minimal 75 artikel per tahun.

4.      Dosen tetap pendidikan S3 minimal 5%.

5.      Dosen tetap mempunyai jabatan lektor minimal 20%..

3. Menghasilkan karya inovatif dan aplikatif berwawasan kesehatan yang berkontribusi pada pemberdayaan dan pencerahan. 1.      Jumlah penelitian berwawasan kesehatan yang diaplikasikan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat minimal 20 per tahun.
4.  Menghasilkan model berbasis praksis pemberdayaan perempuan berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan.

1.      Jumlah community development UNISA Yogyakarta  kemitraan dengan Persyarikatan Muhammadiyah/’Aisyiyah minimal 10 per tahun.

2.      Jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pemberdayaan perempuan minimal 80 per tahun.

2. Mengembangkan kajian dan pemberdayaan perempuan dalam kerangka Islam Berkemajuan. 5.  Menghasilkan pemikiran Islam Berkemajuan dan sebagai penguat moral spiritual dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. 1.      Policy paper tentang pemikiran Islam Berkemajuan minimal 10 per tahun.
Program Studi S-1 Psikologi

“Menjadi Program Studi berwawasan kesehatan pilihan dan unggul di bidang psikologi berdasarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan”

 

1.      Menyelenggara-kan  pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di dalam memajukan ilmu pengetahuan bidang Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora yang berwawasan kesehatan dan berdasarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

2.      Mengembangkan pemikiran Islam berkemajuan khususnya di bidang ekonomi, ilmu sosial an humaniora.

1.Menghasilkan lulusan bidang psikologi yang berakhlak mulia, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang psikologi berwawasan kesehatan, profesional, berjiwa entrepreneur, dan menjadi kekuatan penggerak  (driving force) dalam memajukan kehidupan bangsa.

 

 

 

 

 

 

2.Menghasilkan karya-karya ilmiah berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan dalam pemecahan masalah- masalah bidang psikologi

1.    Capaian kompetensi nilai-nilai keislaman mahasiswa sesuai dengan faham Muhammadiyah dengan nilai baik minimal 90%/tahun.

2.    Mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu 98% per tahun mulai tahun 2020

3.    Lulusan berkarya sesuai kompetensi dengan masa tunggu kurang dari 4 bulan mulai tahun 2020

4.    Lulusan yang menjadi entrepreneur minimal 10% mulai tahun 2020

5.     Prestasi mahasiswa di tingkat nasional minimal 2 prestasi/tahun mulai tahun 2018

6.    Prestasi mahasiswa di tingkat internasional minimal 1 prestasi/tahun mulai tahun 2018

7.    Program studi terakreditasi A minimal 25%.

8.    Program studi terakreditasi internasional minimal 25%

1. Jumlah penelitian berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan pemecahan masalah minimal 6 per tahun.

2. Publikasi karya ilmiah dosen pada jurnal nasional minimal 3 artikel per tahun.

3. Publikasi internasional dosen minimal 1 artikel per tahun.

4. Dosen mengajukan pendidikan lanjutan S3 betambah pertahun

5. Semua dosen mempunyai jabatan fungsional asisten ahli di tahun 2018

a.       Menghasilkan karya inovatif dan aplikatif bidang psikologi yang berwawasan kesehatan yang berkontribusi pada pemberdayaan dan pencerahan. 1.    Jumlah penelitian berwawasan kesehatan yang diaplikasikan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat minimal 1 per tahun.

 

b.      Menghasilkan pemikiran Islam Berkemajuan yang dikaitkan dengan bidang psikologi dan sebagai penguat moral spiritual dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

 

1.    Policy paper tentang pemikiran Islam Berkemajuan minimal 1 per tahun

 

C. TUJUAN, SASARAN STRATEGIS DAN STRATEGI

Tujuan Program Studi S-1 Psikologi Sasaran Strategis Program Studi S-1 Psikologi Strategi Dasar Program Studi S-1 Psikologi
1.  Menghasilkan lulusan berakhlak mulia, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang psikologi berwawasan kesehatan, profesional, berjiwa entrepreneur, dan menjadi kekuatan penggerak  (driving force) dalam memajukan kehidupan bangsa

1.      Terciptanya suasana akademik dan fasilitas yang mendukung peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional.

 

1.      Membangun kelembagaan dan budaya baru dalam tata kelola program studi Psikologi.

2.      Menunjuk salah satu dosen sebagai koordinator pengendali mutu prodi untuk mendukung usaha membangun Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berdasarkan regulasi Pemerintah maupun Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

3.      Membangun laboratorium  psikologi yang sesuai dengan standar

4.      Melatih soft skill untuk mengolah afeksi, kognisi dan konasi serta mengembangkan bakat kewirausahaan pada mahasiswa

2.   Menghasilkan karya-karya ilmiah berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan dalam pemecahan masalah.-masalah bidang psikologi 2.  Terbangunnya budaya riset dan publikasi ilmiah berwawasan kesehatan yang menjadi rujukan dalam pemecahan masalah-masalah psikologi

1.  Melakukan penelitian berdasarkan bidang keilmuan dosen (bidang psikologi klinis, industri dan organisasi, pendidikan, perkembangan, eksperimen, dan forensik).

2.   Mempublikasikan hasil penelitian dosen tingkat nasional dan internasional dalam jurnal-jurnal psikologi terakreditasi tingkat nasional seperti Humanitas (UAD), Jutnal Psikologi (UGM), Anima (UBAYA), dan Jurnal Intervensi Psikologi (UII),  dan Internasional seperti APA (American Psychological Association) Journal

3.   Menghasilkan karya inovatif dan aplikatif  bidang psikologi yang berwawasan kesehatan yang berkontribusi pada pemberdayaan dan pencerahan. 3.    Tumbuhnya atmosfir yang kondusif untuk menghasilkan karya inovatif dan aplikatif berwawasan kesehatan yang berpeluang mendapatkan HaKI dan Paten di tingkat Program Studi Psikologi

1.   Membangun komitmen SDM di prodi Psikologi.

2.   memberi kesempatan pada SDM di prodi Psikologi untk mengikuti Haki dan Paten untuk mendaftarkan karya tulisnya.

4.   Menghasilkan pemikiran Islam Berkemajuan yang dikaitkan dengan bidang psikologi dan sebagai penguat moral spiritual dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

 

4.    Meningkatnya kapasitas kelembagaan dan kualitas kajian-kajian  tentang perempuan dan Islam Berkemajuan dengan sudut pandang psikologi.

1.   Membangun kelembagaan dan budaya baru dalam tata kelola program studi S-1 Psikologi

2.   Mengembangkan jejaring dan kerjasama yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dosen internal prodi dan   kelembagaan dalam rangka implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi.

 

 

Bahan pertimbangan penyusunan Strategi Program Studi S-1 Psikologi

BIDANG STRATEGI DASAR KEBIJAKAN DASAR
1. Kelembagaan

Membangun kelembagaan dan budaya baru dalam tata kelola program studi Psikologi.

 

1.   Menguasai dan mengembangkan serta mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dijiwai oleh nilai kemanusiaan yang bersumber dari ajaran Islam.

2.   Melaksanakan program pendidikan sarjana psikologi yang menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi kelimuan, keterampilan dan sikap (attitudes) serta memiliki integritas kepribadian dan moralitas yang profesional-Qurani dalam konteks kehidupan individual maupun sosial guna memenuhi kebutuhan dunia kerja..

3.   Peningkatan tata kelola program studi yang mendukung pengembangan kegiatan Tri Dharma.

2. Penjaminan Mutu Membangun Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) prodi berdasarkan standar dari BPPM Mengimplementasikan kebijakan mutu, pernyataan mutu, standar mutu berdasarkan arahan dati BPPM dan patuh untuk diaudit Mutu Internal untuk menjaga mutu Prodi Psikologi.
3. Mahasiswa dan Lulusan

1)      Meningkatkan rasio keketatan seleksi mahasiswa baru dan kualitas input mahasiswa agar lulus tepat waktu.

2)      Menghasilkan lulusan yang mampu bekerja sesuai bidangnya dan memiliki integritas kepribadian dan moralitas yang profesional-qur’ani dalam konteks kehidupan individual maupun sosial.

1)      Memenuhi rasio dosen : mahasiswa

2)      Meningkatkan networking dengan amal usaha  milik Persyarikatan

3)      Meningkatkan kerjasama dengan instansi dan profesional bidang psikologi dan Psikolog

4)      Membangun inkubator bisnis.

5)      Pengembangan kemahasiswaan melalui kegiatan organisasi kemahasiswaan dalam rangka menyiapkan calon penerus bangsa yang memiliki intelektual, berkarakter/akhlakul karimah, dan mandiri.

4. Sumber Daya Manusia Membangun komitmen SDM di Prodi Psikologi

1)      Meningkatkan pemahaman visi, misi dan tujuan Prodi Psikologi

2)      Merumuskan pola karir dosen sesuai minatnya.

3)      Magang dosen baru dan dosen/asdos yang belum memiliki pengalaman kerja profesi.di Universitas lain yang mempunyai prodi yang sama.

4)      Memenuhi standar kualifikasi dosen.

5)      Meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan.

6)      Kesesuaian wewenang dan tanggung-jawab.

7)      Peningkatan kapasitas keilmuan dosen melalui program pendidikan formal/studi lanjut dan non formal di dalam dan di luar negeri serta monev kinerjanya.

5. Kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik

1)      Memberdayakan kelompok keilmuan untuk mengembangkan kurikulum dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di prodi Psikologi.

2)      Mengimplementasikan kegiatan mentoring untuk peningkatan kualitas keilmuan.

1)      Peningkatan kualitas dan inovasi metode dan evaluasi pembelajaran.

2)      Meningkatkan kompetensi dosen dalam menerbitkan buku ber-ISBN.

3)      Membentuk mentoring mahasiswa dan dosen sesuai peminatannya.

4)      Pemberian tugas mahasiswa diarahkan pada penelitian.

5)      Menciptakan atmosfer akademik yang dapat menumbuhkan pemikiran-pemikiran terbuka, kritis-konstruktif dan inovatif.

6)      Peningkatan suasana akademik melalui program dan ketersediaaan sumber daya yang mendukung seperti pengadaan alat-alat laboratorium berupa alat tes.

7)      Pengintegrasian mata kuliah dengan nilai-nilai Islam untuk mata kuliah prodi untuk mencapai kompetensi secara komprehensif untuk mendukung ketercapaian kompetensi lulusan yang dibutuhkan pasar kerja nasional dan internasional serta komunitas ilmiah yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

8)      Peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan bahan ajar yang up to date di bidang psikologi dan berbasis teknologi informasi (e-learning).

9)      Mengembangkan kehidupan masyarakat akademik yang ditopang oleh nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, kejujuran, kesungguhan dan tanggap terhadap perubahan.

6. Penelitian dan Publikasi Ilmiah

1)      Melakukan penelitian berdasarkan bidang keilmuan dosen.

2)      Mempublikasikan hasil penelitian dosen tingkat nasional dan internasional.

1)      Pembinaan penelitian dasar dan lanjutan berdasarkan bidang keilmuan dosen melalui seminar dan workshop.

2)      Penguatan kinerja dan daya saing penelitian dan karya ilmiah berupa support dana bagi dosen prodi melalui program hibah internal maupun eksternal dan beberapa kompetisi call for paper di luar Universitas.

3)      Memberi dukungan berupa support dana untuk publikasi jurnal psikologi nasional maupun internasional.

7. Pengabdian kepada Masyarakat Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen di mitra dan berorientasi pada kualitas dan implementasi penelitian psikologi.

1)      Peningkatan keterlibatan mahasiswa prodi Psikologi dalam pengabdian kepada masyarakat oleh dosen di industri atau mitra.

2)      Peningkatan kemitraan SDM prodi Psikologi dengan Persyarikatan untuk pemberdayaan komunitas akar rumput.

3)      Peningkatan partisipasi civitas akademika pada aktivitas Persyarikatan.

8. Kerjasama Mengembangkan jejaring dan kerjasama yang berorientasi pada peningkatan kapasitas SDM dan   kelembagaan dalam rangka implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi.

1.        Perluasan dan diversifikasi kerjasama dengan industry dan mitra mitra serta Persyarikatan

2.        Mengembangkan jaringan kerjasama dengan berbagai institusi nasional maupun internasional untuk memajukan manajemen, kualitas pelayanan Tri Dharma.

3.        Penguatan partisipasi dosen dan mahasiswa program studi Psikologi  pada forum Nasional maupun internasional

4.        Penguatan peran bidang penelitian dan pengabdian masyarakat dalam membangun networking dengan komunitas ilmiah dengan program studi linear mapun lain di intern UNISA maupun diluar kampus (masyarakat).

9. Sarana-prasarana Membangun laboratorium psikologi, UPT Psikologi.

1)      Membangun laboratorium Psikologi untuk praktikum asesmen, pengetesan, konseling, percobaan eksperimental baik individu maupun kelompok.

2)      Pembelian alat tes dan alat pendukung praktikum psikologi

10. Keuangan Memanage keuangan prodi Psikologi dengan memprioritaskan pengembangan SDM dan kemajuan prodi.

1)      Membuat SPP untuk pengajuan dana secara disiplin sesuai kebutuhan prodi

2)      Membuat laporan keuangan untuk diajukan sebagai SPJ kepada Keuangan UNISA.

3)      Meningkatkan kerjasama dengan pihak luar untuk mendapatkan sokongan dana baik sebagai sponsor maupun partner dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat serta kegiatan Seminar dan Pelatihan yang diadakan oleh Program Studi Psikologi.

 

D. INDIKATOR KINERJA UTAMA

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Cara Pengukuran Indikator Kinerja  Baseline (2015/ 2016) Target Capaian
2016/ 2017 2017/ 2018 2018/ 2019 2019/ 2020 2020/ 2021

1.      Terciptanya suasana akademik dan fasilitas yang mendukung peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional.

 

1.      Prodi terakreditasi A Menghitung  persentase jumlah Prodi yang terakreditasi A tiap akhir semester genap (Agustus). 12,5 12,5 12,5 15 20

25

 

2.      Jumlah mahasiswa prodi Psikologi meningkat. Menghitung jumlah student body pada awal tahun akademik (September) yang tercatat pada PDDIKTI.

0

 

34 60 100 150 200
3.      Rasio pendaftar dengan jumlah mahasiswa yang diterima meningkat. Menghitung jumlah pendaftar dibagi jumlah mahasiswa diterima pada SIM PMB. 0 1:4 ‘1:50 ‘1:75 ‘1:100 ‘1:150
4.      Jumlah prestasi mahasiswa prodi Psikologi di tingkat nasional meningkat Menghitung jumlah prestasi mahasiswa prodi Psikologi tingkat nasional tiap akhir tahun akademik (Agustus). 0 1 1 2 3
5.      Jumlah prestasi mahasiswa prodi Psikologi tingkat internasional meningkat Menghitung jumlah prestasi mahasiswa  prodi Psikologi tingkat internasional tiap akhir tahun akademik (Agustus). 0 0 1 1 1
6.      Persentase mahasiswa prodi Psikologi  lulus tepat waktu meningkat.

Menghitung persentase mahasiswa prodi Psikologi lulus tepat waktu pada yudisium kelulusan.

 

0 0 0 0 98%
7.      Persentase lulusan yang bekerja di bidang psikologi Menghitung persentase lulusan yang bekerja sesuai bidang (psikologi) berdasarkan hasil tracer study. 0

 

0

 

0

 

0

 

75%

8.      Persentase lulusan (sarjana psikologi) yang bekerja dengan masa tunggu kurang dari 4 bulan. Menghitung rerata masa tunggu lulusan (sarjana psikologi) berdasarkan hasil tracer study. 0 0 0 0 50%
9.      Persentase lulusan (sarjana psikologi ) yang menjadi entrepreneur. Menghitung persentase lulusan (sarjana psikologi ) yang menjadi entrepreneur berdasarkan hasil tracer study. 0 0 0 0 20%
10.  Partisipasi dosen prodi Psikologi pada program UNISA Yogyakarta dan Persyarikatan meningkat. Menghitung persentase dosen prodi Psikologi  pada program UNISA Yogyakarta dan Persyarikatan. 6 6 8 10 12
11.  Semua dosen di prodi Psikologi pendidikan minimal S2 dan mempunyai jabatan fungsional asisten ahli di 2018. Menghitung persentase dosen yang mempunyai jabatan fungsional akademik asisten ahli mulai 2018. 0 0 6 6 8
12.  Dosen mengenyam pendidikan  S3 mulai tahun 2018 Menghitung persentase dosen yang masuk program  S3 tiap akhir tahun akademik (Agustus) 0 0 1 2 2
13.  Kinerja dosen/asdos dan tenaga kependidikan meningkat. Menghitung rerata indeks kinerja dosen/asdos dan tenaga kependidikan pada akhir tahun akademik (Agustus) (skor 1-5) 4,20 3,7 3,8 3,9 4,0
14.  Kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan stakeholders dan integrasi nilai-nilai Islam Berkemajuan. Mengevaluasi  persentase Prodi yang mempunyai kurikulum sesuai dengan kebutuhan stakeholders dan integrasi nilai-nilai Islam Berkemajuan berdasarkan hasil monev kurikulum. 43,75 62,5 80 80 90 100
15.  Hasil EDOM (Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa) meningkat. Menghitung skor hasil EDOM berdasarkan hasil survei mahasiswa pada SIM Mahasiswa (skor 1-4). 3,26 3,35 3,0 3,1 3,3 3,5
16.  Indeks prestasi komulatif (IPK) lulusan meningkat. Menghitung rerata IPK lulusan berdasarkan hasil yudisium. 3,42 3,45 3,3 3,4 3,4 3,5
17.  Jumlah buku ber-ISBN meningkat.

Menghitung jumlah buku ber-ISBN  karya dosen pada akhir tahun akademik.

 

0 1 2 2 3 3
0 3,7 90 91 92 93
A A A A A A
0 3 5 8 8 10

1.      Jumlah penelitian yang sesuai bidang keilmuan dosen meningkat.

 

Menghitung persentase jumlah penelitian yang sesuai bidang keilmuan dosen tiap akhir tahun (Agustus). 0 6 6 8 10 12
2.      Jumlah publikasi dosen prodi Psikologi pada jurnal nasional meningkat. Menghitung jumlah publikasi jurnal nasional dosen tiap akhir tahun akademik (Agustus). 0 0 6 8 10 12
3.      Jumlah publikasi internasional dosen meningkat. Menghitung jumlah  publikasi internasional dosen (prosiding internasional, jurnal internasional, poster internasional) tiap akhir tahun akademik (Agustus) 0 0 0 1 2 3
4.      Jumlah alokasi persentase alokasi anggaran dana penelitian Menghitung persentase alokasi anggaran dana penelitian pada RAPB UNISa Yogyakarta tiap awal tahun akademik (September) 2 2 2 3 3 4
2.    Tumbuhnya atmosfir yang kondusif untuk menghasilkan karya inovatif dan aplikatif berwawasan kesehatan yang berpeluang mendapatkan HaKI dan Paten.

1.     Jumlah keterlibatan mahas iswa prodi Psikologi dalam pengabdian kepada masyarakat oleh dosen di industri atau mitra.

Jumlah community development UNISA Yogyakarta  kemitraan dengan Persyarikatan.

2.     Jumlah partisipasi dosen prodi Psikologi, tenaga kependidikan dan mahasiswa pada aktivitas Persyarikatan meningkat.

 

Menghitung persentase jumlah mahasiswa prodi psikologi yang terlibat pengabdian kepada masyarakat oleh dosen tiap akhir tahun akademik (Agustus)

0

 

20 40 60 80 100
Menghitung persentase jumlah dosen prodi Psikologi yang aktif pada aktivitas Persyarikatan taiap akhir tahun akademik (Agustus) berdasarkan surat keterangan Pimpinan Persyarikatan atau SK menjadi Pimpinan Persyarikatan.

0

 

6 6 6 7 8
Menghitung persentase jumlah dosen yang aktif pada aktivitas Persyarikatan tiap akhir tahun akademik (Agustus) berdasarkan surat keterangan Pimpinan Persyarikatan atau SK menjadi Pimpinan Persyarikatan. 0 6 6 6 7 8

 

 E.  STRUKTUR ORGANISASI

 

 

Keterangan :

Dekan                                                               : Taufiqur Rahman, S.IP., M.A., Ph.D.

Ketua Program Studi Psikologi         : Ratna Yunita Setiyani S., S.Psi., M.Psi., Psikolog

Koordinator Akademik                          : Annisa Warastri, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Koordinator Pengendali Sistem Mutu            : Annisa Warastri, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Koordinator Penelitian & Pengabdian Masyarakat            : Tri Winarsih, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Koordinator Kemahasiswaan                                : Komarudin, S.Psi., M.Psi., Psikolog

Kepala Laboratorium Psikologi                             : Zahro Varisna Rohmadani, S.Psi., M.Psi., Psikolog

 


 

BAB III

ANALISIS SITUASI

 

Perumusan program dan strategi pencapaian sasaran Program Studi S-1 Psikologi UNISA Yogyakarta, dengan terlebih dahulu melakukan identifikasi dan analisis terhadap kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan melalui analisis SWOT. Analisis SWOT yang dilakukan tentunya adalah analisis terhadap kekuatan dan kelemahan, STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta sebagai embrio UNISA Yogyakarta serta peluang dan tantangan baik internal maupun eksternal yang akan dihadapi.

 

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Penjaminan Mutu

 

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

 

     

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1.    Prodi Kebidanan D3 dan D4 terakreditasi A oleh LAM PT-Kes.

2.    Budaya mutu sudah berjalan dengan sangat baik.

3.    Penyelesaian komplain dilakukan dengan cepat.

4.    UNISA Yogyakarta sebagai pusat  pelatihan peningkatan mutu.

5.    UNISA Yogyakarta menjadi pusat rujukan pengembangan kelembagaan perguruan tinggi kesehatan.

 

KELEMAHAN

 

1.    Prodi baru masih berstatus terakreditasi.

2.    Masih ada komplain terkait dengan layanan.

 

PELUANG (Opportunity)

 

1.Kebijakan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal).

2.Pedoman SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) yang dikeluarkan oleh Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

 

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

 

1.Mengajukan diri untuk dapat dikareditasi mulai tahun 2018.

2.Memperoleh status akreditasi minimal B di tahun 2018.

3.Meningkatkan kapasitas Badan Penjaminan Mutu (BPM)  sebagai Pusat Pelatihan Peningkatan Mutu.

4.Mengimplementasikan budaya 3T (Tepat Waktu, Tepat Guna, Tepat Sasaran).

 

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1.Prodi Psikologi menyesuaikan regulasi terbaru khususnya terkait dengan akreditasi Prodi.

2.Memperoleh status akreditasi Prodi Psikologi baru melalui penguatan SPMI.

3.Meningkatkan layanan agar dapat mengurangi komplain melalui penguatan SPMI.

 

 

ANCAMAN (Threatness)

 

1.Akreditasi oleh LAM yang membutuhkan biaya.

 

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

1.       Menerapkan standar mutu dan budaya mutu untuk meningkatkan status akreditasi.

2.       Meningkatkan kualitas monev penjaminan mutu internal (Audit Mutu Internal/AMI) untuk meningkatkan status akreditasi.

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1.       Meningkatkan pelayanan prima untuk meminimalkan komplain terhadap layanan.

2.       Membangun sistem pengelolaan komplain.

 

 

 

 

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Mahasiswa dan Alumni

 

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

      

 

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1.       Jumlah mahasiswa prodi Psikologi lebih banyak dibanding prodi lainnya di FST dan FEISHum

2.       Asal mahasiswa sudah meliputi luar pulau Jawa (seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi).

3.       Mahasiswa berasal dari Pondok Pesantren

4.       Jumlah mahasiswa pada Prodi psikologi meningkat tiap tahun ajaran baru.

5.       Partisipasi mahasiswa di tingkat nasional sudah diawali pada saat kegiatan Olimpiade Mahasiswa di APSI PTM Gresik 2016.

 

 

KELEMAHAN

 

1.       Pendaftar sudah cukup namun  mahasiswa baru yang melakukan registrasi masih kurang.

2.       Mahasiswa baru yang masuk melalui jalur prestasi masih kurang.

3.       Prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional  kurang.

4.       Status sosial ekonomi orang tua mahasiswa sebagian besar menengah ke bawah.

 

PELUANG (Opportunity)

 

1.Minat masyarakat terhadap pendidikan Islam dan kesehatan tinggi.

2.Pasar tenaga kerja di luar negeri terbuka luas.

3.Munculnya rumah sakit baru.

4.Bonus demografi akan meningkatkan input.

 

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

 

1.       Meningkatkan kapasitas daya tampung mahasiswa untuk Prodi Psikologi tiap tahun ajaran baru.

2.       Melibatkan Pemerintah, Industri, BUMN dll untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa di tingkat internasional.

 

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1.       Membangun branding kepada masyarakat ekonomi kelas menengah untuk meningkatkan jumlah pendaftar.

2.       Meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kompetisi yang mendorong pencapaian prestasi.

3.       Meningkatkan kualitas karya prestasi mahasiswa untuk mendorong prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

4.       Memprioritaskan mahasiswa dengan status ekonomi menengah ke bawah untuk meraih program beasiswa dari Pemerintah, industri dll.

5.       Semakin banyak orang yang mengalami masalah kejiwaan menjadi kesmep

ANCAMAN (Threatness)

 

1.       Jumlah mahasiswa belum memenuhi kuota maksimal

2.       Banyak lulusan sarjana yang belum bekerja akan mengurangi minat masyarakat untuk kuliah.

 

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

 

1.       Meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Daerah di luar Jawa untuk memperbanyak mahasiswa

2.       Meningkatkan kualitas lulusan untuk siap bekerja di dalam dan luar negeri.

 

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1.       Membangun keunggulan Prodi untuk meningkatkan animo mahasiswa baru dan tetap kompetitif di lapangan kerja.

2.       Memperkuat tim admisi dan humas serta seluruh civitas akademika dalam peningkatan animo..

 

 

 

 

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Sumberdaya Manusia

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

1.       Integritas, loyalitas, dan komitmen dosen dan tenaga kependidikan tinggi.

2.       Jumlah dosen dan tenaga kependidikan sudah dapat memenuhi kebutuhan.

3.       Keterlibatan dan partisipasi dosen dalam organisasi profesi maupun keilmuan tinggi.

4.       Rasio dosen mahasiswa untuk prodi Psikologi dapat terpenuhi

 

KELEMAHAN

1.       Dosen yang bergelar Doktor belum ada

2.       Dosen yang memiliki jabatan akademik belum ada.

3.       Dosen yang memiliki sertifikasi pendidik elum ada

4.       Kemampuan Bahasa Inggris dosen masih kurang

 

PELUANG (Opportunity)

 

1.       Pihak Pemerintah, industri, perbankan dan  BUMN mengalokasikan dana beasiswa dan hibah.

2.       Kebijakan pemerintah tentang jenjang karir tenaga kependidikan keprofesian (pustakawan, pranata komputer, laboran).

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

 

1.       Meningkatkan kompetensi dosen.

2.       Meningkatkan wawasan dosen dengan studi banding ke negara-negara yang membutuhkan lulusan

3.       Menjalin kerjasama dengan RS atau pemda untuk dosen bisa melakukan praktek/memberi pelayanan.

 

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1.       Meningkatkan kompetensi dosen untuk meraih peluang beasiswa S3 dan hibah penelitian dari Pemerintah, industri dll untuk mendukung pengusulan JAFA dan pemenuhan syarat sertifikasi pendidik.

ANCAMAN (Threatness)

 

1.       Kebijakan rasio dosen : mahasiswa.

 

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

 

1.       Mengatur penempatan homebase dosen untuk memenuhi kebutuhan rasio dosen : mahasiswa.

 

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1.       Melakukan percepatan dosen studi lanjut S3

2.       Mengembangkan kebijakan bagi dosen yang tidak mempunyai JAFA.

3.       Membudayakan Bahasa Inggris di kalangan sivitas akademika.

 

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik

 

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1.       Motto Profesional-Qur’ani menjadi daya tarik masyarakat.

2.       Pendidikan berbasis Islam Berkemajuan.

3.       Berwawasan kesehatan.

4.       Kajian perempuan berkemajuan.

5.       Pembelajaran menggunakan e-learning dan computer based test.

 

KELEMAHAN

 

1.       Motto Profesional-Qur’ani belum dapat diinternalisasi secara menyeluruh.

2.       Kajian-kajian kelompok keilmuan masih jarang dilakukan karena dosen masih terjebak dengan rutinitas akademik (perkuliahan).

3.       Gerakan tajdid (pembaharuan) sebagai ruh amal usaha yang ada di bawah persyarikatan Muhammadiyah ‘Aisyiyah belum terimplementasi dengan optimal sehingga masih belum menjadi pelopor di dunia pendidikan tinggi.

4.       Pembelajaran inter profesi belum dapat dilaksanakan secara optimal.

5.       Strategi pembelajaran soft skill pada Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) belum dapat memenuhi standar mutu.

 

PELUANG (Opportunity)

 

1.       Kebijakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia menuntut penyesuaian kurikulum PT.

2.       Kebutuhan teknologi di bidang layanan kesehatan meningkat.

3.       Meningkatnya bidang spesialisasi profesi.

4.       Kemajuan teknologi informasi memungkinkan pembelajaran lebih variatif, inovatif dan atraktif.

 

 

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

1.       Menyusun kurikulum link-match dengan regulasi Pemerintah.

2.       Memanfaatkan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran dengan kebijakan paperless.

3.       Mengintegrasikan nilai-nilai Islam Berkemajuan ke dalam kurikulum dan pembelajaran.

4.       Mengintegrasikan konsep sehat ke dalam kurikulum Prodi.

5.       Mengoptimalkan pengelolaan pembelajaran berorientasi kesehatan.

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1.       Mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam motto Profesional-Qur’ani ke dalam kurikulum sesuai dengan keleluasaan penyusunan kurikulum berbasis KKNI.

2.       Memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan perilaku sehat bagi seluruh civitas akademika.

 

 

ANCAMAN (Threatness)

 

1.       Kebijakan pasar bebas

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

1.       Mengaktualisasikan sistem nilai normatif (profesional-qur’ani, Islam Berkemajuan, wawasan kesehatan, Perempuan Berkemajuan) ke dalam capaian  pembelajaran.

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1.       Meningkatkan kompetensi dosen untuk mengintegrasikan nilai-nilai  Islam Berkemajuan ke dalam kurikulum dan pembelajaran.

2.       Merancang kurikulum psikologi berbasis kesehatan.

3.       Melaksanakan program “pencelupan” Muhammadiyah/ ‘Aisyiyah bagi mahasiswa.

4.       Menyusun kebijakan penilaian soft skill.

5.       Menyusun kebijakan implementasi keunggulan Prodi Psikologi untuk mendukung suasana akademik.

 

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Penelitian dan Publikasi Ilmiah

 

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1.       Karya-karya dosen sangat potensial untuk mendapatkan paten, HaKI.

2.       Alokasi dana penelitian sangat memadai.

 

 

KELEMAHAN

 

1.       Penelitian dosen belum sepenuhnya sesuai dengan road-map penelitian.

2.       Kinerja riset masih kurang dan belum memberikan kontribusi untuk pengembangan pengajaran.

3.       Kemampuan riset dan publikasi ilmiah dosen belum berdaya saing nasional.

4.       Jumlah karya-karya dosen (buku, video, hasil penelitian) banyak

PELUANG (Opportunity)

 

1.       Kemajuan teknologi kesehatan akan meningkatkan kinerja riset dan pengabdian kepada masyarakat.

2.       Pihak Pemerintah, industri, perbankan dan  BUMN mengalokasikan dana hibah riset.

3.       Kebijakan pengurusan hak kekayaan intelektual.

 

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

1.       Menyusun road map penelitian yang mengacu pada kebutuhan industri dan pengambil kebijakan.

2.       Meningkatkan kualitas karya dosen yang potensial mendapatkan paten.

3.       Mengintegrasikan program-program penelitian di Prodi Psikologi dengan program kerja PPA dan PTMA.

 

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1.       Memprioritaskan riset-riset yang berpotensi untuk meraih HaKI dan sesuai keunggulan Prodi Psikologi

2.       Membentuk Pusat Studi sesuai dengan keunggulan Prodi Psikologi

3.       Menyusun road map penelitian yang mengacu pada capaian pembelajaran dengan memanfaatkan program hibah riset, publikasi.

ANCAMAN (Threatness)

 

1.  Plagiarisme HaKI

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

1.    Menyempurnakan kebijakan riset terkait pencegahan plagiarisme.

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1.       Melakukan kolaborasi riset Prodi Psikologi dengan prodi lainnya.

2.       Mengembangkan penelitian payung.

 

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Pengabdian kepada Masyarakat 

 

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1.    Alokasi dana pengabdian kepada masyarakat sangat memadai.

2.    Berwawasan kesehatan.

3.    Kajian perempuan berkemajuan.

4.    Jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Prodi Psikologi tinggi (banyak permintaan baik dari intern maupun ekstern)

 

KELEMAHAN

 

1.       Hak kekayaan intelektual masih rendah.

2.       Belum mempunyai community development.

3.       Produktivitas dosen tentang pengabdian kepada masyarakat belum merata.

4.       Kinerja pengabdian kepada masyarakat masih kurang dan belum memberikan kontribusi pemberdayaan dan pencerahan.

5.       Kualitas dan kuantitas artikel ilmiah dosen UNISA masih rendah.

 

PELUANG (Opportunity)

 

1.Kemajuan teknologi kesehatan akan meningkatkan kinerja pengabdian kepada masyarakat.

2.Aliansi/asosiasi Perguruan Tinggi.

3.Kebijakan pengobatan tradisional.

4.Kebijakan pengurusan hak kekayaan intelektual.

5.Pihak Pemerintah, industri, perbankan dan  BUMN mengalokasikan dana hibah pengabdian kepada masyarakat.

 

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

 

1.       Menyusun kebijakan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dilaksanakan di industri atau mitra.

2.       Menyusun road map pengabdian kepada masyarakat yang mengacu pada road map penelitian.

 

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1.       Menyempurnakan kebijakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kualitas dan implementasi produk penelitian.

2.       Membangun community development yang memberikan kontribusi pemberdayaan dan pencerahan.

 

 

ANCAMAN (Threatness)

 

1.       Berdirinya banyak Perguruan Tinggi yang membutuhkan lahan pengabdian kepada masyarakat.

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

 

1.       Mendesain program pengabdian kepada masyarakat yang multidisiplin dan berkelanjutan.

 

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1.       Melaksanakan kolaborasi dengan Perguruan Tinggi lain untuk pemberdayaan masyarakat.

 

 Matrik Analisis SWOT dan Strategi Kerjasama 

 

                                               FAKTOR INTERNAL

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1.       Jaringan kerjasama luar negeri sangat memadai untuk penyelenggaraan Tri Dharma PT.

2.       Jaringan kerjasama dengan amal usaha Persyarikatan Muhammadiyah/’Aisyiyah sangat luas dan kuat.

3.       Jaringan kerjasama dengan institusi swasta sangat luas dan kuat.

KELEMAHAN

 

1.       Aktivitas kerjasama luar negeri masih terbatas pada studi lanjut S2/S3 dan summer camp.

2.       Jaringan kerjasama dengan industri dan institusi Pemerintah Daerah masih belum memenuhi kebutuhan pengembangan semua Program Studi.

 

PELUANG (Opportunity)

 

1.       Pasar tenaga kerja di luar negeri terbuka luas.

2.       Pihak Pemerintah mengalokasikan dana penguatan kelembagaan urusan internasional.

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

 

1.       Melakukan kerjasama dengan head hunter atau lembaga penyalur baik pemerintah maupun swasta.

2.

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1.       Memperluas program kerjasama luar negeri dengan memanfaatkan hibah yang tersedia.

2.       Menambah jenis dan lembaga kerjasama untuk memenuhi kebutuhan pengembangan semua Program Studi.

 

ANCAMAN (Threatness)

 

1.Asas kerjasama yang harus dipenuhi yaitu kesetaraan, keterbukaan, saling menguntungkan.

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

 

1.Meningkatkan kualitas kelembagaan melalui jaringan internasional  Muhammadiyah/’Aisyiyah.

 

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1.Menambah jenis dan kualitas aktivitas kerjasama luar negeri yang saling menguntungkan.

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Keuangan

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1.Pengelolaan keuangan yang sehat, transparan dan akuntabel.

2.Alokasi dana beasiswa memadai.

 

KELEMAHAN

 

1.Status sosial ekonomi orang tua mahasiswa sebagian besar menengah ke bawah.

2.Layanan pendidikan masih tergantung pada kontribusi dana masyarakat.

3.Gaji pokok masih di bawah upah minimum regional.

 

PELUANG (Opportunity)

 

1)      Pihak Pemerintah, industri, perbankan, BUMN, Baznas dan Lazismu mengalokasikan dana beasiswa dan hibah.

2)      Pertumbuhan ekonomi menengah meningkat sehingga dapat menurunkan risiko tunggakan pembayaran biaya pendidikan.

 

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

 

1)      Meningkatkan kapasitas institusi untuk meraih dana hibah dan beasiswa dari pihak eksternal

 

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1)      Menjalin kerjasama dengan Lazismu dan Baznas untuk mendapatkan peluang dana beasiswa.

2)      Meningkatkan reputasi melalui akreditasi institusi dan akreditasi Prodi untuk menarik minat golongan masyarakat ekonomi menengah ke atas.

3)      Meningkatkan kapasitas institusi untuk meraih dana hibah dan beasiswa dari pihak eksternal.

4)      Melakukan penyesuaian perbaikan penghasilan pegawai.

 

ANCAMAN (Threatness)

 

1)      Kebijakan pasar bebas

2)      Laju inflasi yang terlalu tinggi

 

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

 

1)      Meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya.

 

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1)      Meningkatkan pendapatan dana dengan mengembangkan unit usaha (ventura).

 

Matrik Analisis SWOT dan Strategi Sarana dan Prasarana

 

 

 

 

                              FAKTOR INTERNAL

 

 

 

 

 

 

      

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN

 

1)     Lahan untuk pengembangan kampus sangat memadai.

2)     Lokasi kampus sangat mudah diakses.

3)     Gedung kampus perkuliahan, tutorial dan praktikum sangat kondusif dan nyaman.

4)     Laboratorium terpadu yang sangat mendukung proses pembelajaran.

5)     Perpustakaan sudah terakreditasi A oleh Perpustakaan Nasional RI.

6)     Sarana prasarana sangat mendukung suasana akademik.

7)     Sarana penunjang kegiatan kemahasiswaan sangat memadai.

8)     Gedung yang dilengkapi peralatan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

9)     Kampus terbersih di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah/ ‘Aisyiyah.

10) Proses bisnis sudah menggunakan teknologi informasi berbasis WAN (wide area network).

11) Band width yang dapat memenuhi kebutuhan civitas akademika.

12) Perpustakaan e-library.

13) Laboratorium kesehatan memiliki teknologi terkini.

 

KELEMAHAN

 

1)      Belum semua organisasi kemahasiswaan memiliki sarana yang memadai.

2)      Kampus belum memenuhi kawasan hijau.

3)      Efisiensi pengelolaan gedung masih kurang.

4)      Tata kelola aset (pengadaan, pendistribusian, pemeliharaan, pendayagunaan, monitoring) masih lemah.

5)      Potensi kehilangan alat laboratorium masih tinggi.

6)      Belum mempunyai asrama yang dapat menampung sebagian besar mahasiswa.

7)      Belum mempunyai masjid representatif.

8)      Klinik Kesehatan belum dapat memberikan layanan secara optimal.

9)      Jumlah koleksi pustaka belum dapat memenuhi kebutuhan semua Prodi.

10)  Sistem informasi belum dapat sepenuhnya terintegrasi.

11)  Blue print pengembangan teknologi informasi belum dapat mengakomodasi kebutuhan proses bisnis seluruh unit kerja.

PELUANG (Opportunity)

 

1)      Undang-Undang Tenaga Kesehatan yang mensyaratkan pendidikan tinggi bagi tenaga kesehatan.

2)      Kebutuhan teknologi di bidang layanan kesehatan meningkat.

3)      Meningkatnya bidang spesialisasi profesi.

4)      Kemajuan teknologi informasi meningkatkan efisiensi pengelolaan proses bisnis Perguruan Tinggi.

5)      Kemajuan teknologi informasi memungkinkan pembelajaran lebih variatif, inovatif dan atraktif.

6)      Aliansi/asosiasi Perguruan Tinggi.

7)      Dana hibah untuk pengembangan sarana (rusunawa) dari Kemn PU-PERA sangat terbuka luas.

 

Strategi SO

(Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang)

 

1)     Mengoptimalkan pemanfaatan TI dalam semua proses bisnis melalui paperless policy.

2)     Meningkatkan aksesibilitas informasi UNISA melalui optimalisasi website, alumni.

3)     Mengoptimalkan pemanfaatan gedung, laboratorium , perpustakaan dan produk sistem informasi untuk meningkatkan income generating.

 

Strategi WO

(Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang)

 

1)      Bekerjasama dengan mitra UNISA untuk pelaksanaan kegiatan ekstra akademik/organisasi kemahasiswaan.

2)      Meraih dana hibah Rusunawa ke Kementerian PU-PERA, hibah pembangunan masjid dan hibah pohon dari Kementerian Kehutanan.

3)      Meningkatkan manajemen pengelolaan aset berorientasi pada green campus.

4)      Menyempurnakan blue print teknologi informasi

5)      Meningkatkan efisiensi penggunaan biaya operasional pemeliharaan gedung.

6)      Memanfaatkan TI untuk efisiensi pengelolaan gedung, tata kelola aset dan pengendalian peralatan laboratorium.

7)      Mengoptimalkan aliansi/asosiasi PT untuk kerjasama dalam penggunaan pustaka hard copy atau online secara bersama-sama.

8)      Mengoptimalkan aliansi dengan BPJS/DSM/RS untuk meningkatkan kualitas layanan Klinik Kesehatan.

 

TANTANGAN / ANCAMAN (Threatness)

 

1)      Regulasi Pemerintah terkait pembangunan atmosfir akademik yang kondusif.

2)      Perkembangan teknologi kesehatan yang sangat cepat sehingga memerlukan adaptasi.

3)      Hecker yang dapat mengancam keamanan data.

 

Strategi ST

(Gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman)

1)     Mengoptimalkan pemanfaatan sarana prasarana dengan manajemen resource sharing berbasis TI.

2)     Meningkatkan kemudahan akses jurnal melalui pemanfaatan e_jurnal (pelatihan)

3)     Mengembangkan peralatan laboratorium terintegrasi sesuai dengan perkembangan teknologi.

 

Strategi WT

(Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman)

 

1)      Meningkatkan manajemen risiko pengelolaan gedung dan aset.

2)      Meningkatkan keamanan sistem informasi.

 


BAB IV

PROGRAM DAN STRATEGI PENCAPAIAN SASARAN

  

Program Strategi Pencapaian Sasaran
1.      Penguatan kelembagaan dan budaya baru dalam tata kelola Universitas.

1.      Merestrukturisasi organisasi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

2.      Melakukan konsolidasi internal melalui penyusunan rencana operasional (Renop) dan implementasi nilai-nilai budaya baru (@prime)

3.      Mengintegrasikan sistem perencanaan untuk mendukung visi, misi dan tujuan Universitas.

4.      Mensosialisasikan kebijakan dan peraturan secara intensif

5.      Mengimplementaskan kebijakan dan peraturan secara konsisten.

6.      Mengintegrasikan Catur Dharma PT dengan program-program Pemerintah dan CSR melalui kegiatan publik bersama.

7.      Meningkatkan aktivitas kolaborasi dengan institusi luar negeri sehingga reputasi UNISA Yogyakarta dapat diperhitungkan di tingkat internasional.

8.      Membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi/Kompetensi (LSP/K).

9.      Mengaktualisasikan nilai-nilai Perempuan Berkemajuan untuk menjaga budaya ilmiah dan budaya organisasi yang bermartabat.

2.    Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

1.      Meningkatkan status akreditasi program studi untuk mendukung institusi AIPT.

2.      Mempertahankan akreditasi Prodi A

3.      Memperoleh status akreditasi minimal B

4.      Memperkuat sistem monev penjaminan mutu prodi.

5.      Menyesuaikan kebijakan SPMI dari Pemerintah maupun Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

6.      Meningkatkan kapasitas Badan Penjaminan Mutu (BPM)  sebagai Pusat Pelatihan Peningkatan Mutu.

7.      Mengimplementasikan budaya 3T (Tepat Waktu, Tepat Guna, Tepat Sasaran).

8.      Membangun sistem pengelolaan complain untuk dikelola oleh prodi.

3.    Peningkatan kapasitas daya tampung dan kualitas input mahasiswa.

1.      Meningkatkan kapasitas daya tampung mahasiswa untuk internal prodi S-1 Psikologi.

2.      Memprioritaskan mahasiswa dengan status ekonomi menengah ke bawah untuk meraih program beasiswa dari Pemerintah, industri dll.

3.      Membangun branding kepada masyarakat ekonomi kelas menengah untuk meningkatkan jumlah pendaftar.

4.      Membuat dan memperbanyak jejaring dnegan MoU ke Wilayah-Wilayah di Indonesia untuk promosi dan memperbanyak mahasiswa.

5.      Meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kompetisi yang mendorong pencapaian prestasi.

6.      Meningkatkan kualitas karya prestasi mahasiswa untuk mendorong prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

4.   Peningkatan daya saing lulusan.

1.      Mendukung terbangunnya sistem data base alumni yang selalu update dan mudah diakses oleh alumni yang ikut dipantau oleh prodi Psikologi.

2.      Mendukung alumni mengakses CDC (career development center) berbasis TI untuk membangun karir mahasiswa dan mempersiapkan mahasiswa bekerja di dalam dan luar negeri.

3.      Meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Daerah di luar Jawa dan industri untuk penyerapan lulusan.

4.      Memanfaatkan jaringan alumni yang mempunyai usaha/bisnis untuk penyerapan lulusan.

5.      Meningkatkan kualitas lulusan untuk siap bekerja di luar negeri.

6.      Membangun kerekatan hubungan civitas akademika untuk meningkatkan egaliter alumni terhadap UNISA Yogyakarta.

7.      Membekali mental dan melatih kemampuan untuk wawancara dasar proses rekrutmen

5.    Penguatan sumber daya manusia.

1.      Membentuk kelompok-kelompok bidang keilmuan dosen dan memfasilitasinya.

2.      Meningkatkan kompetensi dosen pada kompetensi mayor dan kompetensi dosen untuk mengintegrasikan nilai-nilai  Islam Berkemajuan ke dalam kurikulum dan pembelajaran.

3.      Meningkatkan wawasan dosen dengan studi banding ke negara-negara yang membutuhkan lulusan.

4.      Menjalin kerjasama dengan RS atau pemda untuk dosen bisa melakukan praktik/memberi pelayanan.

5.      Memperluas jejaring dnegan MoU ke wilayah-wilayah Nusantara hingga Luar Negeri

6.      Mengatur penempatan homebase dosen untuk memenuhi kebutuhan rasio dosen : mahasiswa.

7.      Melakukan percepatan dosen studi lanjut S3

8.      Meningkatkan kompetensi dosen untuk meraih peluang beasiswa S3 dan hibah penelitian dari Pemerintah, industri dll untuk mendukung pengusulan JAFA dan pemenuhan syarat sertifikasi pendidik.

9.      Mengembangkan kebijakan bagi dosen yang tidak mempunyai JAFA (jabatan fungsional akademik).

10.  Melakukan up grading kemampuan TI dosen dengan bergantian mengikutsertakan dosen untuk mengikuti workshop tingkat Universitas.

11.  Membudayakan Bahasa Inggris di kalangan civitas akademika.

12.  Merekrut tenaga kependidikan  di bidang teknologi informasi.

13.  Meningkatkan capacity building untuk menunjang profesional dosen dan tenaga kependidikan.

14.  Memberikan hak dosen untuk cuti sebagai kebutuhan individu masing-masing dosen

15.  Mengadakan acara family gathering untuk keakraban dan silaturrahmi sesama pegawai.

6.    Penguatan pendidikan, kualitas pembelajaran dan suasana akademik.

1.      Menyusun kurikulum link-match dengan stakeholders dan mengikuti perkembangan teknologi kesehatan.

2.      Menyusun join kurikulum dan dosen dengan PT luar negeri minimal satu kompetensi.

3.      Mengintegrasikan nilai-nilai Islam Berkemajuan dengan motto Profesional-Qur’ani ke dalam Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) dan pembelajaran.

4.      Mengintegrasikan konsep sehat ke dalam kurikulum semua Prodi.

5.      Melaksanakan pembelajaran inter profesi.

6.      Mengembangkan kelompok keilmuan  dengan kajian Islam Berkemajuan melalui IPE.

7.      Menciptakan milleu internal (dzawil qurba) guna meningkatkan soft skills dan jiwa entrepreneur mahasiswa.

8.      Memanfaatkan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran dengan kebijakan paperless dan TI untuk mempromosikan perilaku sehat bagi seluruh civitas akademika.

9.      Mengoptimalkan pengelolaan pembelajaran berorientasi kesehatan.

10.  Mengembangkan media pembelajaran tiga dimensi dan elektronik yang dapat mengikuti perkembangan teknologi kesehatan.

11.  Menyusun kebijakan penilaian soft skill.

12.  Mengaktualisasikan sistem nilai normatif (profesional-qur’ani, Islam Berkemajuan, wawasan kesehatan, Perempuan Berkemajuan) ke dalam capaian  pembelajaran.

13.  Menyusun kebijakan implementasi keunggulan prodi Psikologi untuk mendukung suasana akademik.

14.  Menciptakan atmosfer akademik yang dapat menumbuhkan pemikiran- pemikiran terbuka, kritis-konstruktif dan inovatif.

15.  Mengembangkan kehidupan masyarakat akademik yang ditopang oleh nilai- nilai Islam yang menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, kejujuran, kesungguhan dan tanggap terhadap perubahan.

16.  Menguasai dan mengembangkan serta mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dijiwai oleh nilai-nilai Islam Berkemajuan.

7.   Penguatan penelitian dan publikasi ilmiah.

1.      Menyusun road map penelitian berdasarkan kebutuhan industri dan pengambil kebijakan yang mengacu pada capaian pembelajaran dengan memanfaatkan program hibah riset, publikasi.

2.      Mereview kebijakan riset terkait pencegahan plagiarisme dan publikasi ilmiah.

3.      Meningkatkan kinerja lembaga penelitian.

4.      Membentuk Pusat Prodi Psikologi.

5.      Menyusun sistem reward kinerja dosen dalam riset.

6.      Melakukan kolaborasi riset Prodi.

7.      Mengembangkan penelitian payung.

8.      Menghasilkan penelitian yang bersifat multidisiplin antar rumpun ilmu dan/atau karya ilmiah yang dapat menjadi rujukan bagi perguruan tinggi bidang sejenis di tingkat nasional ataupun internasional

9.      Meningkatkan kualitas karya dosen yang potensial mendapatkan paten.

10.  Mengintegrasikan program-program penelitian Prodi dengan program kerja PPA dan PTMA.

11.  Memprioritaskan riset-riset yang berpotensi untuk meraih HaKI dan sesuai keunggulan Prodi Psikologi.

12.  Memberikan dukungan untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah pada jurnal ilmiah yang terakreditasi nasional dan terindeks pada database internasional.

8.    Penguatan pengabdian kepada masyarakat

1.      Menyusun kebijakan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dilaksanakan di industri atau mitra.

2.      Mereview kebijakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kualitas dan implementasi produk penelitian.

3.      Menyusun road map pengabdian kepada masyarakat yang mengacu pada road map penelitian.

4.      Mendesain program pengabdian kepada masyarakat yang multidisiplin dan berkelanjutan.

5.      Membangun community development yang memberikan kontribusi pemberdayaan dan pencerahan.

6.      Melaksanakan kolaborasi dengan Perguruan Tinggi lain  untuk pemberdayaan masyarakat.

7.      Melaksanakan kolaborasi dengan Persyarikatan untuk pemberdayaan berbagai segmen masyarakat.

8.      Meningkatkan keterlibatan Mahasiswa pada pengabdian kepada masyarakat.

9.    Peningkatan kerjasama

1.      Meningkatkan kualitas kelembagaan melalui jaringan internasional  Muhammadiyah/’Aisyiyah.

2.      Menambah jenis dan lembaga kerjasama untuk memenuhi kebutuhan pengembangan Program Studi Psikologi.

3.      Melakukan kerjasama dengan head hunter atau lembaga penyalur tenaga kerja baik pemerintah maupun swasta.

4.      Menjalin kerjasama dengan distributor teknologi kesehatan untuk peningkatan kompetensi dosen.

5.      Memperluas program kerjasama luar negeri dengan memanfaatkan hibah yang tersedia.

6.      Menambah jenis dan kualitas aktivitas kerjasama luar negeri yang saling menguntungkan.

7.      Mengembangkan jaringan kerjasama dengan berbagai institusi nasional maupun internasional untuk memajukan pendidikan, penelitian, manajemen dan pelayanan.

10. Penguatan keuangan

1.      Meningkatkan kapasitas institusi untuk meraih dana hibah dan beasiswa dari pihak eksternal

2.      Meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya.

3.      Menjalin kerjasama dengan Lazismu dan Baznas untuk mendapatkan peluang dana beasiswa.

4.      Melakukan penyesuaian perbaikan penghasilan pegawai.

5.      Meningkatkan pendapatan dana dengan mengembangkan unit usaha (ventura).

6.      Mengoptimalkan pemanfaatan gedung, laboratorium , perpustakaan dan produk sistem informasi untuk meningkatkan income generating.

11. Penguatan Sarana prasarana

1.      Menyempurnakan blue print teknologi informasi.

2.      Meningkatkan keamanan sistem informasi.

3.      Mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Perguruan Tinggi Terintegrasi (SIMPTT).

4.      Mengoptimalkan pemanfaatan TI dalam semua proses bisnis melalui paperless policy.

5.      Meningkatkan aksesibilitas informasi Prodi Psikologi Yogyakarta melalui optimalisasi website dan alumni.

6.      Mengoptimalkan pemanfaatan sarana prasarana dengan manajemen resource sharing berbasis TI.

7.      Mengembangkan peralatan laboratorium terintegrasi sesuai dengan perkembangan teknologi.

8.      Meningkatkan kemudahan akses jurnal melalui pemanfaatan e_jurnal.

9.      Mengoptimalkan aliansi/asosiasi PT untuk kerjasama dalam penggunaan pustaka hard copy atau online secara bersama-sama.

 


BAB V

PENUTUP

 

Rencana strategis ini disusun berdasarkan analisis SWOT Program Studi Ilmu Psikologi, yang pada akhirnya memunculkan faktor-faktor yang harus dilakukan agar dapat meminimalkan ancaman dan kelemahan dengan memanfaatkan peluang dan kekuatan yang ada. Rencana Strategis ini dirumuskan untuk menjadi panduan sebagai program yang lebih berkesinambungan yang dimiliki Program Studi Psikologi (S1) serta mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang unggul sesuai dengan bidangnya.

Rencana strategis ini disusun sebagai landasan berpijak dan merupakan arah pengembangan dalam lima tahun ke depan dan juga digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Strategis ini, diharapkan kepada semua pihak dapat memahami arah kebijakan pengembangan Program Studi Psikologi secara jelas.